Penemuan 995 Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan Berujung Pengusutan Polisi, Ditemukan Dugaan Narkotika hingga Alat Pembuat Amunisi

banner 468x60

JAKARTA, suaramahardika.id – Penemuan 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memunculkan berbagai temuan baru sekaligus perbedaan keterangan antara pihak yayasan dan kuasa hukum mantan pengurus yayasan.

Awalnya, pihak yayasan melaporkan penemuan ratusan senjata yang tersimpan di sebuah ruangan yang telah lama terkunci dan tidak digunakan. Namun, setelah dilakukan pembukaan ruangan lain dengan pendampingan kepolisian, ditemukan sejumlah barang lain yang kini turut menjadi perhatian penyidik.

banner 336x280

Barang-barang yang ditemukan antara lain diduga berupa senjata api berbagai kaliber, magazine, alat pembuat amunisi, narkotika, hingga puluhan keping VCD bermuatan pornografi.

Sementara itu, kuasa hukum mantan kepala yayasan berinisial IWD membantah sebagian besar temuan tersebut berkaitan dengan kliennya. Menurut pihak kuasa hukum, 995 pucuk yang ditemukan merupakan airsoft gun legal milik PT Lokta Karya Perbakin yang disimpan untuk rencana kegiatan ekstrakurikuler menembak.

Penemuan Berawal dari Ruangan yang Lama Terkunci

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menjelaskan bahwa penemuan pertama terjadi pada 10 Juli 2026 ketika pihak sekolah membuka sebuah ruangan yang sudah lama tidak digunakan.

Ruangan tersebut rencananya akan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan sekolah. Namun, saat dibuka, pihak yayasan mengaku menemukan ratusan senjata.

Menurut Untung, hasil pemeriksaan awal menemukan 995 pucuk senjata genggam serta satu pucuk shotgun kaliber 12/70. Atas temuan tersebut, pihak yayasan kemudian melaporkannya kepada kepolisian.

Temuan Bertambah Saat Polisi Dampingi Pembukaan Ruangan Lain

Pada Rabu (5/8/2026), pihak yayasan kembali membuka ruangan lain dengan pendampingan penyidik kepolisian.

Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah barang lain, antara lain:

– Laras senjata kaliber 5,56 mm

– Senjata genggam kaliber .40

– Senjata api kaliber 9 mm

– Senjata jenis Walther

– Senjata kaliber .22

– Magazine Glock kapasitas 30 butir

– Magazine karabin M4

– Alat pembuat peluru atau amunisi

Selain itu, pihak yayasan juga mengaku menemukan barang yang diduga berupa narkotika serta sekitar 25 keping VCD bermuatan pornografi.

Seluruh barang tersebut kini telah diamankan penyidik sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi Lakukan Pendalaman

Penyidik kini masih melakukan pendalaman guna memastikan siapa pemilik barang-barang tersebut, bagaimana status legalitas senjata yang ditemukan, serta apakah terdapat dugaan tindak pidana lain yang berkaitan dengan temuan tersebut.

Polisi Benarkan Laporan Diterima

Menanggapi perkara tersebut, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat mengenai penemuan senjata di lingkungan sekolah tersebut.

> “Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selanjutnya dibuat dalam bentuk Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026,” ujar AKP Joko Adiwibowo.

 

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai kepemilikan seluruh barang yang ditemukan maupun kemungkinan adanya pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban pidana.

Seluruh informasi mengenai kepemilikan barang-barang tersebut, termasuk dugaan keterlibatan pihak tertentu, masih dalam proses penyelidikan. Setiap pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

(Redaksi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *