POLANTAS IDAMAN MASYARAKAT Satlantas Polres Kepahiang Tegas dan Humanis di Bulan Suci Ramadan

banner 468x60

Kepahiang, suaramahardika.id – Satuan Lalu Lintas Polres Kepahiang menegaskan komitmennya menjaga ketertiban dan keselamatan berkendara selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan edukasi sekaligus penindakan, Satlantas mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran.

 

banner 336x280

Kanit Regident Satlantas Polres Kepahiang, Ipda Khandya Fitri Dhiyani, S.Tr.I.K bersama Aipda Yos Sudarso, S.H turun langsung ke jalan memberikan imbauan kepada pengendara yang belum tertib, seperti tidak menggunakan helm. Petugas menekankan bahwa penggunaan helm bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perlindungan utama untuk mengurangi risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan.

 

Sebagai bentuk apresiasi, petugas juga memberikan sajadah kepada pengendara yang sudah tertib, terutama orang tua yang memastikan anaknya menggunakan helm. Langkah ini menjadi simbol bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejalan dengan semangat Ramadan: disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Namun demikian, Satlantas Polres Kepahiang juga memastikan bahwa tindakan persuasif tidak menghilangkan aspek penegakan hukum. Selama Ramadan, fokus pengawasan diarahkan pada pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan publik, seperti balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) yang meresahkan masyarakat.

 

Secara hukum, balap liar merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pasal 297 menyebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan dapat dipidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp3.000.000. Ketentuan ini menjadi dasar penindakan terhadap pelaku yang tetap nekat melakukan aksi tersebut.

 

Satlantas Polres Kepahiang mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja dan orang tua, untuk bersama-sama menjaga ketertiban lalu lintas. Peran keluarga dinilai penting dalam mencegah keterlibatan anak-anak dalam aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan yang tidak sesuai aturan.

 

Pendekatan yang dilakukan Satlantas tidak semata-mata represif, melainkan berimbang antara edukasi, apresiasi, dan penegakan hukum. Tujuannya jelas: menekan angka kecelakaan, menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, serta memastikan Ramadan berjalan dengan tertib dan kondusif di wilayah Kepahiang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *